Showing posts with label Entrepreneurship. Show all posts
Showing posts with label Entrepreneurship. Show all posts

Monday, June 16, 2014

Jenis-Jenis Usaha Kecil Berdasarkan Peluang Yang Ada

Jenis-Jenis Usaha Kecil Berdasarkan Peluang Yang Ada
      Sesuai kecenderungan yang ada perkembangan dunia usaha di Indonesia mengarah pada munculnya model-model usaha kecil dan menegah, diantaranya Usaha Jasa, Usaha Eceran/Retail, Usaha Distribusi, Agribisnis/Pertanian, dan Manufaktur. Diluar bidang-bidang tersebut, kecenderungan yang ada pada usaha kecil di Indonesia adalah memanfaatkan keahlian, mendayagunakan anggota keluarga, pemanfaatan teknologi informasi semisal internet, dan melihat peluang global yang ada.
Usaha Jasa
        Usaha jasa saat ini merupakan yang terbesar dan cepat pertumbuhannya dalam dunia usaha kecil. Jasa juga membawa keuntungan yang sangat besar bagi wirausaha kecil yang mampu berinovasi tinggi. Misalnya, usaha bidang jasa pendidikan, jasa penyewaan mobil, konsultan manajemen, periklanan, rumah produksi, jasa layanan internet, jasa outsourcing keamanan dan cleaning service, dan lain-lain.

Persiapan Menjadi Pribadi Wirausaha

Persiapan Menjadi Pribadi Wirausaha
            Persiapan dan pengembangan yang dilakukan bukanlah suatu hal yang begitu mudah dilakukan tetapi sesuatu yang butuh perjuangan dan disiplin yang kuat, disamping waktu yang tidak singkat. Untuk itulah butuh persiapan dan pengembangan sedini mungkin sehingga dapat berbentuk suatu pribadi wirausaha yang benar-benar tangguh.
a.    Memiliki Filosofi Hidup
Seorang wirausaha yang baik harus memiliki filosofi hidup,

Berwirausaha Berarti Memimpin

Seorang manusia dilahirkan untuk menjadi khalifah, menjadi wakil Allah SWT di bumi atau lebih sering diartikan sebagai pemimpin untuk menjalankan perintah-perintah Allah SWT. Seorang wirausahawan muslim harus memahami konteks eksistensinya di hadapan Allah SWT sebagai khalifah. Dalam hal ini dia adalah khalifah dari usaha yang dia jalankan, khalifah dari para karyawannya, dan khalifah harta benda hasil usahanya.
        Oleh karena itu, seorang wirausahawan muslim harus benar-benar memahami eksistensi dirinya sebagai wirausahawan muslim di hadapan Allah SWT. Mulailah dengan memimpin diri sendiri, maka setelah itu Anda bisa memimpin orang lain sehingga akan tercapai arah tujuan yang diharapkan.